IN NOMINE DEI MISERATORIS, MISERICORDIS

Lege in nomine Domini tui, qui creavit:

Kamis, 17 Februari 2011

DECLINATIO SECVNDA

TEMBOK

MVRVS

1. MASCVLINVM -us

 

murus, tembok   tema vokal muro-   akar kata mur-

 

Singularis

Pluralis

 

sufiks

 

sufiks

Nom.

mūrus

-us

mūrī

Gen.

mūrī

mūrōrum

-ōrum

Dat.

mūrō

mūrīs

-īs

Acc.

mūrum

-um

mūrōs

-ōs

Abl.

mūrō

mūrīs

-īs

Voc.

mūre

-e

mūrī

Loc.

mūrī

mūrīs

-īs

 

Catatan: Ada beberapa kata yakni: fagus (sejenis pohon pantai, bakau), pōpŭlus (sejenis pohon, Ingg.: popular; tidak sama dengan pŏpŭlus yang berarti bangsa), ulmus (Ingg. elm-tree, sejenis pohon yang tinggi dan bagus), cerăsus (pohon cherry), yang kesemuanya berjenis femininum, namun ditasrifkan seperti kata dominus di atas.

 

TOSHIBA Exif JPEG

PILVM

2. NEVTRVM -um

 

pīlum, tombak   tema vokal   pīlo- akar kata pīl-

 

Singularis

Pluralis

 

sufiks

 

sufiks

Nom.

pīlum

-um

pīla

-a

Gen.

pīlī

pīlōrum

-ōrum

Dat.

pīlō

pīlīs

-īs

Acc.

pīlum

-um

pīla

-a

Abl.

pīlō

pīlīs

-īs

Voc.

pīlum

-um

pīla

-a

Loc.

pīlī

pīlīs

-īs

 

Catatan:

  • untuk neutrum nominativus, accusativus, dan vocativus semua sama.
  • ada tiga kata yang berakhiran –us namun neutrum: virus (racun, virus), vulgus (rakyat jelata), pelagus (laut secara keseluruhan). Virus dan vulgus tidak punya bentuk jamak; dan virus hanya punya bentuk nom. dan acc., sedangkan untuk casus lain digantikan dengan kata lain: venenum, -i (racun).

 

Little_Boy_by_sgchipman

PVER

3. MASCVLINVM -er DAN -ir

 

puer, anak laki-laki

ager, ladang

vir, pria

 

tema vokal

puero-

agro-

viro-

 

akar kata 

puer-

agr-

vir-

 

 

Singularis

sufiks

Nom.

puer

ager

vir

-

Gen.

puerī

agrī

virī

Dat.

puerō

agro

virō

Acc.

puerum

agrum

virum

-um

Abl.

puerō

agrō

virō

Voc.

puer

ager

vir

-

Loc.

puerī

agrī

virī

 

Pluralis

 

Nom.

puerī

agrī

virī

Gen.

puerōrum

agrōrum

virōrum

-ōrum

Dat.

puerīs

agrīs

virīs

-īs

Acc.

puerōs

agrōs

virōs

-ōs

Abl.

puerīs

agrīs

virīs

-īs

Voc.

puerī

agrī

virī

Loc.

puerīs

agrīs

virīs

-īs

 

Catatan:

  • Kata benda yang berakhiran –er (semua masculinum) beberapa di dalam tasrifnya mempertahankan –e- nya (e.g. puer, pueri), namun ada sebagian besar yang kehilangan –e- nya (e.g. ager, agri; liber, libri, etc.).
  • Yang berakhiran –ir hanya vir (orang laki-laki) dengan semua kata gabungannya: duumvir (dua serangkai), triumvir (tiga serangkai), decemvir (sepuluh serangkai), etc.

Beberapa Kekecualian:

 

4. Yang berkaitan dengan kasus:

  • Genetivus singular dari kata-kata yang berakhiran –ĭus atau –ĭum pada umumnya berakhiran –ii, namun sering juga digabung menjadi –ī. e.g. Aemilĭus, Aemiliī atau Aemilī; filĭus, filii atau filī.
  • Vocativus singular: pada umumnya kata-kata yang berakhiran –us dalam voc. sing. berakhiran –e; namun untuk nama pribadi yang berakhiran –ĭus dan juga dua kata lain: filius dan genius,  berakhiran –i e.g. Vergilī, Antonī, filī, etc.

 

Demikian juga untuk kata ganti empunya: meus: voc. sing. mī. Sedangkan deus dalam voc. sing. tetap deus.

 

Jupiter_Tonans

IVPPITER DEVS MAXIMVS ROMANORVM

 

deus, dewa   tema vokal   deo- akar kata  de-

 

Singularis

Pluralis

 

 

 

Nom.

deus

deī, dī

Gen.

deī

deōrum, deum

Dat.

deō

deīs, dīs

Acc.

deum

deōs

Abl.

deō

deīs, dīs

 

5. Yang berkaitan dengan “numerus”:

  • ada beberapa kata benda dan nama kota yang hanya punya bentuk plural;
  • ada beberapa kata yang dalam bentuk plural punya arti yang berbeda dari singular.

Gothic_S_li vis amari ama. .L. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar